Minggu, 20 Maret 2011

19032011 - 2PM Jakarta

19 Maret 2011

Mungkin hari itu adalah yang yang mungkin gak akan terluapakan buat gw,
semua perasaan dan kejadian campur aduk disitu,
seneng karena 2PM dateng ke Jakarta,
sebagai Hottest tentu gw akan girang luar biasa bisa nonton mereka secara langsung,
dan sedih karena gw merasa tertipu oleh promotor yang ngedatengin mereka,
sompret lah pokoknya..

Nah..
pertama dari kedatangan gw ke Bandara pukul 11.30 AM untuk Project Penyambutan 2PM dari HottestID..
HottestID dibantu FurSujuIndo dan BBFi serta NES / NYE Boys (kurang paham klo yang ini) serta beberapa FanBoy (yang maunya dibilang security.. kkk) udah nyiapin berbagai rencana dalam project ini agar semua Hottest yang datang tetap tenang dan gak rusuh serta bisa ngeliat 2PM datang dengan baik..
Namun apa yang terjadi??
2PM tidak muncul sama sekali dari Gate 2E seperti yang sudah ditentukan pada pukul 15:40 PM,
Padahal pihak promotor pun sudah menjanjikan tidak akan memindahkan Gate mereka kalau para Hottest tidak rusuh,
dan kamu pun tidak rusuh sama sekali,
mungkin ini adalah yang paling tertib dibandingkan dengan keadaan saat SHINee maupun Kim Bum datang pada waktu itu..
Tetapi 2PM malah dipindah ke Gate 2D tanpa sepengetahuan kami,
Rasakan betapa kecewanya kami yang udah dateng dari jauh,
dan juga perasaan para Hottest yang gak bisa dateng ke Venue..
Kalian memang sungguh kejam SR /IL..
Kalau kalian itu gak paham tentang tata cara mendatangkan K-Artist dan menjalin kerjasama dengan Fanbase (dalam hal ini HottestID) jangan coba-coba untuk mendatangkan Artis Korea dulu utnuk sementara waktu!
Pelajarilah dulu semua kejadian kemarin itu!
Betapa malunya kami karena tidak dapat menyambut mereka untuk pertama kalinya ke Indonesia!
padahal itu adalah hal yang sangat BIASA dilakukan dinegara-negara lain!

Yang kedua itu adalah saat2 di Venue,
gw kembali merasa sangat amat tertipu karena si promotor menjanjikan pertunjukkan selama 1 jam dan pada kenyataannya hanya 4 Lagu yaa hanya I'll be back, Niga Mipda, Heartbeat, dan 10 Points out of 10 Points yang berlangsung kurang dari 20 menit..
ini benar-benar penipuan terdahsyat,
mungkin efeknya gak terlalu buat gw karena toh tiket gw itu dari hasil give away,
tapi bayangin gimana perasaan Hottest(s) yang dapet tiketnya dari hasil Trade in BB??

Dan tuh kan diatas gw malah panjang lebar ngomongin kekecewaan gw sama si promotor.. =_="
Lanjut ke penampilan 2PM..
Sebagai Hottest gw sangat amat girang dengan penampilan mereka walau gw tau mereka itu pasti cape' banget abis dari pesawat tapi langsung perform 4 lagu berturut-turut gitu..
So Proud to be a Hottest!
Tapi yang sangat amat disayangkan para Hottest ini malah tereak-tereak gak jelas selama mereka perform,
gw aja sampe gak tau lagi apa yang harus gw dengar dan gw saksikan,
alhasil gw pun jadi fanchant gak jelas sendirian ngikutin musik yang samar-sama karena tereakan yang lain..
dan ini tuh kan nontonin 2PM gitu kan yah bukannya nontonin Suede,
tapi malah terjadi dorong-mendorong gak jelas udah kayak nonton band Rock,
mana pula gw dan salah satu eonni dijadiin tripod sama mereka..
Yaa Tuhaan mereka itu abis makan apa sih tadi??
Liar banget kelakuannya..
=_="

Buat 2PM:
Maaf karena kami gak bisa melakukan yang terbaik..
Semoga kalian gak kapok dateng kesini dan saya mohon dengan amat sangat supaya kalau lain kali kesini toloooong banget jangan sama promotor yang itu lagi..
dan jangan sampe pula JYP Nation sama mereka lagi kalau kesini..
T_T

Buat seluruh staff dan admin HottestID :
Tetep semangat walau kita cuma dimanfaatkan,
biar Tuhan yang membalas semuanya..

Kamis, 10 Maret 2011

Tiket Gratis!



Malem ini gw gembira luar biasa..
karena apa?
yaa seperti judul diatas,
gw dapet TIKET GRATIS!
hahaha

Pertanyaannya sih gampang-gampang lah bagi yang tau.. :p
tapi loadingannya itu loh luar biasa lamanya.. =_="
ampe banyak yg nyerah gitu aja..
#turut berduka

Sebenernya dari 30 menit pertama kuis dibuka gw udah nyerah juga setelah ngeliat pertanyaan kedua "Blackberry jenis apa yang kamu pakai?",
ett dahh gw kan adanya hanpon cina.. haha
tapi karena para admin di fanbase yang ngasih semangat akhirnya gw balik ikutan kuis lagi..
dan ternyata eh ternyata gak pake BB juga gak apa-apa..
sompret banget tuh pertanyaannya bikin gw kesel..
haha

dan gw gak tau mau ngomong apa lagi,
yang jelas gw girang..
haha..
#gakjelas




Senin, 07 Maret 2011

TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN : MOTIVASI

PENGERTIAN MOTIVASI

Motivasi berasala dari bahasa latin yaitu “movere” yang berarti menggerakkan. Berdasarkan pengertian ini, maka makna motivasi menjadi berkembang. Wlodkowski (1985) menjelaskan motivasi sebagai suatu kondisi yang menyebabkan atau menimbulkan perilaku tertentu, dan yang memeberi arah dan ketahanan (persistence) pada tingkah laku tersebut. Pengertian ini jelas bernafaskan behaviorisme.

Sedangkan Imron (1996), menjelaskan motivasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “motivation” yang berarti dorongan pengalasan dan motivasi. Kata kerjanya adalah “to motivate” yang berarti mendorong, menyebabkan , dan merangsang. Motivate sendiri berarti alasan, sebab dan daya penggerak (Echols, 1984 dalam Imron 1996). Motivasi adalah keadaan dalam diri seseorang yang mendorong individu tersebut untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu guna mencapai tujuan yang diinginkan (Suryabrata, 1984)

Motivasi juga dapat dijelaskan sebagai “tujuan yang ingin dicapai melalui perilaku tertentu” (Cropley, 1985). Hampir senada, Winkels (1987) mengemukakan bahwa motif adalah adanya penggerak dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai suatu tujuan tertentu. Pengertian ini bermakna jika seseorang melihat suatu manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh maka ia akan berusaha keras untuk mencapai tujuan tersebut.

Ames dan Ames (1984) menjelaskan motivasi dari pandangan kognitif. Menurut pandangan ini motivasi didefinisikan sebagai perspektif yang dimiliki seseorang mengenai dirinya sendiri dan lingkungannya sebagai contoh seorang mahasiswa yang percaya bahwa ia emmiliki kemampuan untuk menyelesaikan suatu tugas akan termotivasi untuk menyelesaikan tugas tersebut.

JENIS DAN SUMBER MOTIVASI

Motivasi dapat dibedakan menjadi motivasi intrinsic dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsic adalah motivasi yang berasal dari dalam individu tanpa adanya rangsangan dari luar, sedangkan motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang berasal dari luar misalnya emberian pujian, pemberian nilai sampai pada pemberian hadiah dan factor-faktor eksternal lainnya yang memiliki daya dorong motivasional.

Motivasi intrinsik dalam realitasnya lebih memiliki daya tahan yang lebih kuat dibanding motivasi ekstrinsik. Hal ini terjadi karena faktor ekstrinsik bisa saja justru mengakibatkan daya motivasi individu berkurang ketika factor ekstrinsik tersebut mengecewakan seorang individu.

Lalu, apa yang menjadi sumber motivasi seseorang? Menurut teori kebutuhan, setiap manusia bertindak senantiasa didorong untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu. Kebutuhan tersebut, pada diri manusia senantiasa menuntut pemenuhan. Pemenuhan kebutuhan dimulai dari tingkatan yang paling dasar dan secara hirarkis menuju kepada kebutuhan yang lebih tinggi. Teori ini dikemukakan oleh Abraham Maslow, menurut Maslow jika kebutuhan yang lebih rendah tingkatannya telah dipenuhi, maka kebutuhan yang berada di tingkatan atasnya akan muncul dna minta dipenuhi. Kebutuhan-kebutuhan yang menuntun pemenuhan tersebut dipandang sebagai motivator aktif. Kebutuhan-kebutuhan yang menuntut pemenuhan tersebut dipandang sebagai motivator aktif. Sementara kebutuhan di tingkatan atasnya menjadi strongest need. Oleh karena itu, kebutuhan-kebutuhan manusia tersebut secara berjenjang dan terus-menerus minta dipenuhi.

Menurut Maslow, ada lima kebutuhan dasar manusia. Kelima kebutuhan tersebut adalah kebutuhan fisiologis (physiological needs), kebutuhan keamanan dan rasa terjamin (safety or security needs), kebutuhan social (social needs), kebutuhan ego (esteem needs) dan kebutuhan aktualisasi diri (self-actualization needs). Kebutuhan-kebutuhan tersebut menurut Maslow harus terpenuhi, sebab kebutuhan yang telah lama tidak terpenuhi, tidak dapat menjadi active motivator, maka usaha manusia hanya bertahan pada level sebelumnya dan tidak ada peningkatan. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan merupakan hal penting untuk meningkatkan motivasi seseorang termasuk dalam konteks motivasi belajar. Seseorang yang lama kebutuhannya tidak terpenuhi, bisa menjadi penyebab timbulnya sikap-sikap destruktif, menentang, dan bahkan frustasi.

Terhadap teori Maslow ini tentu saja tidak sepenuhnya benar, bahwa pemenuhan kebutuhan harus hirarkis sehingga seseorang tidak bisa melakukan aktualisasi diri sebelum esteem needs dan kebutuhan lainnya terpenuhi. Dalam prakteknya tidak sedikit orang termotivasi melakukan sesuatu yang konstruktif (aktualisasi diri) meski kebutuhan-kebutuhan sebelumnya belum terpenuhi.

PERAN MOTIVASI DALAM BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

Dalam proses pembelajaran, selain kajian teori belajar dan teori pembelajaran ada hal lain yang juga penting untuk dikaji korelisany dengan proses belajar dan pembelajaran, yakni berkenaan dengan motivasi. Bagaimana peran motivasi motivasi dalam belajar dan pembelajaran? Pertanyaan ini akan dikaji dalam subtopik ini.

Secara umum terdapat dua peranan penting motivasi dalam belajar, pertama, motivasi merupakan daya penggerak psikis dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan belajar itu demi mencapai satu tujuan. Kedua, motivasi memegang peranan penting dalam memberikan gairah, semangat dan rasa senang dalam belajar, sehingga siswa yang mempunyai motivasi tinggi mempunyai energy yang banyak untuk melaksanakan kegiatan belajar.

Beberapa penelitian tentang prestasi belajar menunjukkan bahwa motivasi sebagai factor yang banyak berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar. Tokoh-tokoh pendidikan seperti Mc Clelland (1985), Bandura (1977), Bloom (1980), Weiner (1986), Fyans and Maerh (1987) melakukan berbagai penelitian tentang peranan motivasi dalam belajar dan menemukan hasil yang menarik.

Dalam studi yang dilakukan Fyans dan Maerh (1987) bahwa diantara tiga faktor, yaitu latar belakang keluarga, kondisi/konteks sekolah dan motivasi, actor yang terkahir merupakan predictor yang paling baik untuk prestasi belajar. Walberg dkk (1983), menyimpulkan bahwa motivasi mempunyai kontribusi antara 11 sampai 20 persen terhadap belajar. Studi yang dilakukan Suciati (1990), menyimpulkan bahwa kontribusi motivasi sebesar 36 persen, sedangkan Mc Clelland menunjukkan bahwa motivasi berprestasi (achievement motivation) mempunyai kontribusi sampai 64 persen terhadap prestasi belajar.


Sumber : Buku Ajar Teori Belajar dan Pembelajaran (Program Mata Kuliah Dasar Kependidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, UNJ 2007)