Taun baru..
Umur juga baru..
Nambah tua..
Barti juga harus nambah dewasa..
Resolusiku di tahun 2009 banyaak beuud daah..
Tapi yang pasti aku pengeeen beud buat ngeLepasin seseorang,,
gak pengen berbuat yang aneh2 Lagi..
Mau bersikap lebih dewasa..
Lebih sabar..
Dan gak terlalu deket ma seorang kawan juga,,
bukannya ingin menjauhi,,
tapi ku cukup mengerti segala keterbatasan yang ada ini..
Maafkan aku..
(walau dia udah berulang kali ngomeL kLo aku minta maaf muLu sama dia.. hehe.. :p)
Truzz,,
gak mau terlalu deket ma cowo'2..
gak mau cari masaLah yang terlalu dalam Lagi..
Dan yang jeLas,,
aku pengen ngejalanin hidupku ini dengan sebaik2nya..
Penuh keceriaan..
Penuh semangat..
Kejar semua impian..
Kalau bisa sih ngelanjutin kuliah,,
tapi teteup gawe juga..
N ade'2ku tetep jadi prioritasku..
Dan satu Lagi,,
walaupun hanya angan n udah kerasa benget suLitnya,,
yang jeLas aku pengen jadi cewe'..
Gak kasar lagi..
Pokoknya ku ingin berubaah..!!
Senin, 12 Januari 2009
Rabu, 10 Desember 2008
KOPAJA Tanpa Kenek
Ini hari keduaku menumpangi Kopaja 609 yang gak ada keneknya..
Kopaja itu seperti kehilangan nyawanya,,
karena sang kenek tak ada..
Biasanya ada suara yang begitu bersemangat meneriakkan “MARUYA..MARUYA..MARUYA..”..
Tapi dari kemarin tak ku dengar suara tersebut..
Sang supir pun tampak begitu kerepotan,,
karena bila penumpang ikut kedalam Kopajanya,,
ia lalu menepikan kopajanya dan berubah profesi menjadi kenek..
Sangat merepotkan menurutku,,
tak seperti halnya angkutan umum kecil yang hanya terdiri dari sang supir,,
jadi bagi para penumpang dapat memberikan ongkosnya setelah ia turun dari angkot..
Lain lagi dengan kopaja yang beranggotakan 2 orang,,
sang kenek dan sang supir,,
mereka seperti mata rantai yagn tak dapat terputuskan..
sang supir mengendalikan kopajanya dan sang kenek menarik perhatian para penumpang dan menagih uang ongkos..
KOPAJA tanpa kenek,,
seperti bangunan tanpa pondasi,,
takkan kuat..
Tetap bersemangatlah bagi sang supir Kopaja 609 Jurusan Blok M- Maruya..
Walau tanpa pendamping teruslah berjuang tuk mencari nafkah...
Kopaja itu seperti kehilangan nyawanya,,
karena sang kenek tak ada..
Biasanya ada suara yang begitu bersemangat meneriakkan “MARUYA..MARUYA..MARUYA..”..
Tapi dari kemarin tak ku dengar suara tersebut..
Sang supir pun tampak begitu kerepotan,,
karena bila penumpang ikut kedalam Kopajanya,,
ia lalu menepikan kopajanya dan berubah profesi menjadi kenek..
Sangat merepotkan menurutku,,
tak seperti halnya angkutan umum kecil yang hanya terdiri dari sang supir,,
jadi bagi para penumpang dapat memberikan ongkosnya setelah ia turun dari angkot..
Lain lagi dengan kopaja yang beranggotakan 2 orang,,
sang kenek dan sang supir,,
mereka seperti mata rantai yagn tak dapat terputuskan..
sang supir mengendalikan kopajanya dan sang kenek menarik perhatian para penumpang dan menagih uang ongkos..
KOPAJA tanpa kenek,,
seperti bangunan tanpa pondasi,,
takkan kuat..
Tetap bersemangatlah bagi sang supir Kopaja 609 Jurusan Blok M- Maruya..
Walau tanpa pendamping teruslah berjuang tuk mencari nafkah...
keegoisan..
Kenapa kau tiada kabar lagi??
Egois..
Egois sekali..
Disaat ku benar-benar ingin lupakanmu,,
kau malah memberikan senyum kehangatanmu..
Membuatku tak dapat bertindak..
Kaku..
Dan sekarang,,
ketika bayangmu selalu mengikutiku,,
kau malah diam..
menghilang tanpa jejak..
Kau pikir ku hanyalah batu yang tak berperasaan??
Ku juga manusia,, sayang..
Ku punya hati,,
tak dapat kau perlakukan sesuka hatimu..
Berulang kali begini..
Berulang kali kau sakiti..
Kalau kau ingin menjauh dariku..
Ku mohon pergilah..
Dan jangan kau perhatikan aku lagi..
Kau tak tahu betapa berartinya kau bagiku,,
hingga dapat ku siakan semua makhluk sepertimu..
Hanya denganmu..
Hanya untukmu..
Ku cintaimu..
Selamanya..
Egois..
Egois sekali..
Disaat ku benar-benar ingin lupakanmu,,
kau malah memberikan senyum kehangatanmu..
Membuatku tak dapat bertindak..
Kaku..
Dan sekarang,,
ketika bayangmu selalu mengikutiku,,
kau malah diam..
menghilang tanpa jejak..
Kau pikir ku hanyalah batu yang tak berperasaan??
Ku juga manusia,, sayang..
Ku punya hati,,
tak dapat kau perlakukan sesuka hatimu..
Berulang kali begini..
Berulang kali kau sakiti..
Kalau kau ingin menjauh dariku..
Ku mohon pergilah..
Dan jangan kau perhatikan aku lagi..
Kau tak tahu betapa berartinya kau bagiku,,
hingga dapat ku siakan semua makhluk sepertimu..
Hanya denganmu..
Hanya untukmu..
Ku cintaimu..
Selamanya..
Langganan:
Postingan (Atom)